Selasa, 02 Juli 2013

Gerinda tangan adalah salah satu alat yang paling sering digunakan dalam proses produksi metalworking. Mesin gerinda tangan akan sangat bermanfaat bila digunakan sesuai dengan prosedur yang aman. Bila cara aman menggunakannya tidak dipenuhi, risiko yang akan muncul sangat besar karena alat ini menggunakan prinsip putaran mesin yang tinggi. Nah, untuk mengurangi risiko terjadinya kecelakaan kerja saat mengoperasikan mesin gerinda tangan, ada baiknya mengikuti standar prosedur pemakaian mesin gerinda tangan.

Perlengkapan Keamanan Pribadi

Sebelum menggunakan mesin gerinda tangan, pakailah perlengkapan pengaman pribadi. Hampir semua cedera akibat kecelakaan penggunaan mesin gerinda tangan adalah mengenai kepala. Karena itu gunakanlah pelindung kepala yang full-face dan transparan untuk meminimalisir risiko cedera parah. Usahakan sebaiknya rambut tidak panjang, bila memang panjang, ikat kebelakan dan dimasukkan ke dalam topi.
Pakai alat penutup telinga untuk mengurangi suara bising saat pengerjaan menggunakan mesin gerinda tangan. Usahakan menggunakan alat penutup telinga yang sudah terstandarisasi secara teknis dan medis untuk mengurangi suara bising yang dapat didengar telinga manusia.
Pakai sepatu pengaman saat proses grinding berlangsung. Sepatu yang dipakai adalah sepatu yang tidak mudah terbakar dan pada bagian jemari kaki dilindungi oleh lapisan sepatu yang lebih kuat.
Kenakan pakaian operator yang benar. Pakaian yang digunakan adalah pakaian yang cukup tebal dan menutupi semua bagian tubuh. Hindari pakaian yang longgar karena dapat mengakibatkan baru gerinda yang lepas atau pecah masuk ke dalam kolong baju.
Gunakan sarung tangan yang menutupi semua bagian tangan. Pastikan sarung tangan yang dipakai nyaman dan Anda tetap dapat dengan cepat menyentuh tombol OFF disaat yang diperlukan.

Inspeksi Mesin Gerinda Tangan

Selain persiapan pengamanan pribadi, hal yang perlu dilakukan adalah pemeriksaan mesin itu sendiri. Pastikan jack cable terpasang dengan sempurna pada stop kontak. Bila menggunakan terminal stop kontak pakailah stop kontak dengan dudukan berbentuk lingkaran pada masing-masing stop kontaknya.
Sama seperti alat listrik lainnya, mesin gerinda juga berisiko mengalami korsleting bila arus listrik mengalir dengan tidak sempurna.
Sesuaikan batu gerinda yang akan dipakai. Penggunaan batu gerinda yang salah juga dapat mengakibatkan kerusakan pada mesin. Dan bukan hanya mesin rusak, risiko cedera juga akan meningkat.
Batu gerinda yang digunakan juga harus dalam kondisi baik atau prima. Periksa kondisi gerinda harus dalam bentuk yang simetris. Bila batu gerinda asimetris akan mengakibatkan pecah pada putaran tinggi.
Perhatikan posisi kabel saat mengerjakan proses menggerinda. Karena bila tidak bisa mengakibatkan kabel terpotong dan mengalami korsleting sehingga akan menghambat pekerjaan Anda.

Cara Menggerinda dengan Aman

Saat proses menggerinda, posisikan badan dengan nyaman dan aman. Selalu gunakan kedua tangan untuk memegang mesin.
Jangan menekan mesin terlalu keras ke benda kerja, karena akan mengakibatkan mesin bekerja dengan berat. Biasanya ini dikarenakan batu gerinda yang tidak tajam. Dengan begitu daya listrik yang dipakai akan lebih besar. Ini akan menjadi sebuah kerugian bagi Anda sebagai pengusaha.
Gunakanlah batu gerinda yang tajam, berkualitas prima dan anti selip. Maka proses pengerjaan akan menjadi lebih efisien, hemat listrik, dan hemat waktu.
Perhatikan jarak aman material yang digerinda dengan tanah. Jadi saat material dipotong tidak jatuh terlalu tinggi dari posisi pemotongan yang dapat mengakibatkan cedera kaki.
Arahkan percikan api dengan benar dan jauh dari orang di sekitar Anda. Beberapa material mungkin tidak menghasilkan percikan api saat proses menggerinda, namun sisa potongan kecilnya tetap berbahaya karena panas dan dapat mencederai orang disekitar Anda. Setiap mesin gerinda pasti terdapat petunjuk arah berupa tanda panah yang menunjukkan kemana arah buang percikan api.
Jangan ambil risiko menggunakan batu gerinda yang asal murah. Perhatikan kualitasnya, karena ini sangat berpengaruh terhadap hasil kerja dan efisiensi waktu dan daya.

Penyimpanan dan Perawatan Mesin Gerinda

Setelah selesai menggerinda, tunggu sampai batu gerinda berhenti total. Kemudian letakkan mesin gerinda di permukaan yang datar dengan batu gerinda berada diatas (mengarah ke atas). Ini untuk mengantisipasi bila mesin tidak sengaja menyala, maka batu gerinda yang berputar tidak mengenai benda apapun.
Cabut kabel mesin dari stop kontak bila sudah tidak akan digunakan lagi dalam jangka waktu lama atau saat sedang mengganti batu gerinda.


Sumber: http://primerateknik.com

{ 1 komentar... read them below or add one }

Contact

untuk info lebih lanjut bisa hubungi:
081311109302 / 0216244690

Yenny / Karya Abadi Teknik
Pertokoan HWI lindeteves Lt. dasar blok D no 90-91,
Jl. Hayam wuruk, Jakarta
email : yenny_karyaabadi@yahoo.com
Diberdayakan oleh Blogger.

Followers

- Copyright © news - Powered by Blogger - Designed by KAT -